DUNIA TAMBANG INDONESIA I

DUNIA TAMBANG INDONESIA

( Dalam Operasi 1 )


Potensi kekayaan alam bangsa Indonesia sudah terkenal di manca negara, hingga mengundang investor untuk masuk ke Indonesia. Baik investor langsung maupun investor terselubung.

Berikut kisah jaringan blog Debu Bayangan.
Sekitar tahun 2009, tanggal dan bulan sudah lupa, seorang Pengusaha Indonesia, pernah melakukan deal bisnis dengan seorang Pengusaha Tiongkok, untuk mengirim Row Material Tembaga.

Setelah terjalin hubungan ekspor beberapa kali ke Tiongkok dengan tujuan pelabuhan Nanjing, Pengusaha Tiongkok berniat mendirikan perusahaan patungan di Indonesia.

Persiapan pendirian Perusahaan dilakukan dalam beberapa bulan, mulai dari pendaftaran di notaris, kemenkumham, ijin lingkungan hidup, ijin investasi serta kelengkapan lain-lain.

Dalam masa menunggu terbitnya ijin-ijin, suatu waktu Pengusaha Tiongkok, mengabarkan akan datang ke Indonesia juga akan memperkenalkan dengan Owner (Pemilik) perusahaan rekanan dari Tiongkok.

Hari serta jam yang sudah disepakati, Pengusaha Indonesia datang sendiri (karena itu permintaan dari Pengusaha Tiongkok) ke lokasi pertemuan yang telah di sepakati sebelumnya.

Setiba di lokasi Pengusaha Indonesia di tolak oleh security hotel dengan alasan sampai besok siang (Minggu) hotel penuh, karena pertemuan itu memang dijadwalkan hari Sabtu malam.

Pengusaha Indonesia kemudian menelepon Pengusaha Tiongkok kalau dia sudah di lokasi tapi tidak di ijinkan masuk oleh security hotel.

Selang berapa menit, bertemulah Pengusaha Indonesia dan Pengusaha Tiongkok di lobby hotel. 

Pengusaha Tiongkok mengajak segera menemui Owner (Pemilik). Dalam lift menuju lantai Owner (Pemilik) menginap, Pengusaha Tiongkok bercerita kalau memang 5 lantai di hotel itu sudah di booking Owner sampai Minggu siang.

Wow, dalam hati Pengusaha Indonesia berkata, siapa owner ini? sampai 5 lantai di booking. Ini hotel bintang 5 dikawasan Kuningan, Jakarta.

Selang berapa menit, bertemulah Pengusaha Indonesia dengan Owner, Pengusaha Tiongkok memperkenalkan dengan bahasa Mandarin, apa dan siapa Pengusaha Indonesia kepada Owner.

Deretan kursi ditata seperti meja rapat, Sang Owner duduk di ujung meja (Sebelah Utara), dalam tradisi Tiongkok Kursi di sebelah Utara adalah Pengambil Keputusan Tertinggi (Penguasa), Sebelah kanan Owner Pengusaha Indonesia dan sebelah kiri Owner Pengusaha Tiongkok.

Singkat kata, Owner berpesan agar kerja baik-baik dan serius, karena dia sudah mengalokasikan dana USD $ 100,000,000 ( Kurs pada saat itu +/- Rp. 9,500 per $ USD ) atau setara Rp. 900,000,000,000,- untuk proyek tersebut. Pertemuan itu di akhiri dengan makan malam bersama, dan setelah itu Pengusaha Indonesia pamit undur diri, dengan pesan Pengusaha Tiongkok untuk menemuinya besok sore.

Minggu sore, lokasi yang sama.

Pengusaha Indonesia dan Pengusaha Tiongkok berbincang di restoran hotel itu, Pengusaha Tiongkok menjelaskan siapa Owner sebenarnya, beliau adalah salah satu Menteri Tiongkok dan Mr. C adalah putra pertamanya, karena alasan itulah 5 lantai hotel itu di boooking.

Mr. C, masih muda, dia kelahiran tahun 198X, Pengusaha Indonesia mendapat mandat dari Owner untuk mengajari Mr. C berbisnis.

Jaringan bisnis Mr. C tersebar di Asia, ada Kasino di Macau, Hongkong & Vietnam, bahkan ada pula di Texas dan perbatasan Rusia. Perusahaan tambang di Thailand, perusahaan perdagangan, perusahaan Industri consumer goods.

Pengusaha Tiongkok meminta agar Pengusaha Indonesia segera menyusun langkah-langkah masuknya dana investasi sebesar itu di Indonesia.


Semoga Bermanfaat,
Salam Indonesia Raya

Debu Bayangan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disclaimer Notice

Bargh Hallway Theory

Berfikir Ulang